.:20 August 2007:.

Fomat Flashdisk Lewat Console


  • Tancepin dulu flashdisk yang mau di format ke PC

  • Buka console >> ketik mount

  • Contoh hasilnya seperti ini >> /dev/sdb1 on /mnt/usb type vfat (ro,nosuid,nodev,uid=0,gid=100,umask=0)

  • Unmount dulu flashdisknya perintahnya >> umount /dev/sdb1 /mnt/usb [catatan sdb1 sesuaikan dengan hasil setelah Anda mengetik mount tadi]

  • Terus ketik >> mkdosfs /dev/sdb1

  • Sudah selesai flashdisk Anda sudah berhasil terformat




Labels:


Read More!


.:18 August 2007:.

Zencafe 1.2 Sudah Release


Pada tanggal 17 Agustus 2007 Zencafe 1.2 codename: Kuta, telah diupload ke beberapa mirror.
perbedaan Zencafe 1.2 ini adalah sudah bisa dipasang webcam untuk keperluan Yahoo Messenger, telah menggunakan kernel 2.6.21.3, dan yang paling keren adalah sudah ada aplikasi Compiz dan masih banyak lagi perbedaanya.
Jika Anda penasaran, dibawah ini terdapat beberapa mirror Zencafe 1.2

Silakan diunduh :)

ZENCAFE 1.2
Md5: f323b5c0658e8164c6485e55cb99d00e

.: International Mirror :.

Didahosting (Saprol)
[download]

.: Indonesian Mirror :.

Slackware Indonesia (Ozzie)
[download]

FOSS-ID (Belutz)
[download]
[download]

Labels:


Read More!


.:16 August 2007:.

Instalasi Billing CclFox


Buat teman-teman warnet’ers yang kebetulan memakai distro Mandriva Linux 2005, mungkin tutorial yang ditulis om tux ini bisa membantu :) , tulisan asli yang ditulis om tux dapat dilihat disini.

Aku baru menerjemahkan program billing Cafe Con Leche ( http://ccl.sourceforge.net ) ke Bahasa Indonesia dan membuat paket rpm untuk Mandriva linux 2005.

Bagi yang warnetnya belum ada billing-nya bisa memakai billing CCL ini asal kamu memakai Mandriva Linux 2005.
(disebut juga MandrakeLinux 10.2).
Jangan pakai Mandriva Linux 2006, karena susah setting NFS atau malah memang gak bisa NFS.
Aku saja tidak bisa menjalankan NFS dan juga Game Server, padahal cara setting sama dengan settingan,
di Mandriva Linux 2005.

Paket rpm program CCl versi bahasa indonesia bisa di download di:
1)cclcfox (Billing Client) di http://files.filefront.com/5269848
2)cclfox (Billing Server) di http://files.filefront.com/5269887
3)libcclc (library Billing Client) di http://files.filefront.com/5269908
4)libccls (library Billing Client) di http://files.filefront.com/5270154


ini link cclc versi qt4, kamu butuh qt4 dan develnya untuk mengcompile:
qcclc –> http://files.filefront.com/qcclctarbz2/;5374064;;/fileinfo.html


lalu paket dependecy-nya adalah:
1)libglib2.0_0 >= 2.6.3
2)libopenssl0.9.7 >= 0.9.7e
3)libsqlite3_0 >= 3.0.8
4)fox-1.4.29


Jika tidak ada bisa di download disini:
http://gd.tuwien.ac.at/pub/linux/Mandrakelinux/official/10.2/i586/media/main/libglib2.0_0-2.6.3-1mdk.i586.rpm
http://gd.tuwien.ac.at/pub/linux/Mandrakelinux/official/10.2/i586/media/main/libopenssl0.9.7-0.9.7e-5mdk.i586.rpm
http://gd.tuwien.ac.at/pub/linux/Mandrakelinux/official/10.2/i586/media/main/libsqlite3_0-3.0.8-1mdk.i586.rpm



Karena billing ini ku compile di Mandriva Linux, kemungkinan besar hanya jalan di Mandriva Linux.
Dan agar bisa memakai Bahasa Indonesia , kamu harus menginstall Mandriva dengan memakai Bahasa Indonesia.
Jika kamu belum tahu cara merubah Bahasa Sistem Mandriva ke Bahasa Indonesia, begini caranya:
kamu jalankan “draklocale” sebagai root.
#draklocale
lalu pilih bahasa indonesia.

Cara menyeting dan menjalankan Cafe Con Leche (CCL) :
=====================================================
1)Server:
> install paket libglib2.0_0, libopenssl0.9.7, dan libsqlite3_0.
> install paket fox-1.4.29-1mdk.i586.rpm.
> install paket libccls-0.7.0-1mdk.i586.rpm
> install paket cclfox-0.7.0-1mdk.i586.rpm
> lalu jalankan Server Billing CCL dengan perintah:
$cclfox -nossl
> Lalu konfigurasi tarifnya, dengan mengklik toolbar “Tarif”.
> pada “Tarif tidak berlaku setelah: 60 Menit”, ganti 60 ke 1439.
(nb; 1439 = 23 jam 59 menit yang akan membuat daftar tarif yang kamu buat akan berlaku selama satu hari, dan jika
dibiarkan 60 , akan membuat tarif yang kita buat setelah 60 menit tidak akan berlaku, malah tarifnya jadi kosong).
> Lalu dibawahnya kamu klik tulisan “00:00 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu” sampai tersorot/highlighted.
> Lalu klik “Tambah Harga”, Pada kolom “Menit” isi dengan Menit pertama dan
pada “Harga” isi dengan Biaya pada Menit pertama.
Contoh : Menit 30 lalu Harga 2000, artinya jika ada yang main diantara 1 menit sampai 30 menit kena biaya Rp2000,00.
> Lalu tambah lagi Biaya pada menit-menit setelahnya,jika bisa sebaiknya sampai menit ke 1439 (tarif sampai 23 jam ) .
Contoh: Menit 60 Lalu Harga 3500, artinya jika ada yang main diantara 31 menit sampai 60 menit kena biaya Rp3500,00.
Menit 90 Lalu Harga 5500, artinya jika ada yang main diantara 61 menit sampai 90 menit kena biaya Rp5500,00.
Dst.
(nb: jika kamu tidak menambahkan lagi, misal tidak menambahkan 120 menit, akan membuat Orang yang main internet
diatas 90 menit hanya kena biaya Rp5500,00, Bahkan jika dia Main sampai 2 jam lebih akan terkena biaya Rp5500,00)
> Jika sudah selesai kamu klik “Terapkan”.
> Kamu juga bisa mengeset tarif perjam dengan mengklik tulisan “00:00 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu”
sampai tersorot/highlighted.
> Lalu cukup mengisi kolom “Harga per jam”, misal 3500, Tapi kelemahannya tarifnya akan dihitung per menit setelah
60 menit.(bisa rugi deh).
> Sampai disini selesai setting tarifnya.
> Agar billing bisa dijalankan otomatis saat KDE dijalankan, sebaiknya kamu buat Skrip ini dengan kwrite:
================================================================
#!/bin/bash
cclfox -nossl
================================================================
> Lalu kamu simpan dengan nama “serverbilling”, lalu kamu chmod agar bisa dieksekusi, perintahnya:
$chmod 755 serverbilling
> Lalu kamu pindahkan ke “~/.kde/Autostart/”, caranya:
$mv serverbilling ~/.kde/Autostart/
> Nanti setelah Klien Billing CCL dijalankan, akan muncul Icon dengan nama yang telah kamu isi di opsi klien Billing CCL
di Server Billing CCL, setelah muncul kamu klik kanan,
Lalu beri tanda centang pada “perbolehkan memulai sesi baru”, agar jika ada user lain yang mau memakai komputer bisa
langsung memakainya dengan mengkli “Klik disini untuk memulai”.
> Kamu juga bisa membuat nama-nama klien dengan mengklik “Klien baru”, lalu kamu isi dengan nama kliennya.
Contoh : nama “klien01″, nanti pada saat kamu menjalankan Klien Billing CCL, pada opsi “-name”,
kamu harus mengisinya dengan “klien01″, jadi perintahnya menjadi seperti ini:
$cclcfox -host 192.168.0.2 -name klien01 -nossl
> Sampai disini selesai Setting server Billing CCL-nya.

2)Klien:
> install paket libopenssl0.9.7
> install paket fox-1.4.29-1mdk.i586.rpm.
> install paket libcclc-0.7.0-1mdk.i586.rpm
> install paket cclcfox-0.7.0-1mdk.i586.rpm
> Lalu jalankan Klien Billing CCL dengan perintah:
$cclcfox -host [diisi IP Server Billing] -nama [disi dengan nama komputer klien] -nossl
(nb: Contoh: Server Billing di install di komputer dengan IP 192.168.0.2 lalu komputer klien ini adalah komputer
klien yang kamu beri nomor 01, maka perintahnya: cclcfox -host 192.168.0.1 -name komputer01 -nosl
nanti di Server Billing akan muncul gamar komputer bernama “komputer01″)
> Sebaiknya perintah diatas kamu jadikan Skrip, ini contohnya:
==================================================================
#!/bin/bash
cclcfox -host 192.168.0.1 -name komputer01 -nossl
==================================================================
> Lalu kamu simpan dengan nama “klienbilling”, lalu kamu chmod agar bisa dieksekusi, perintahnya:
$chmod 755 klienbilling
> Lalu kamu pindahkan ke “~/.kde/Autostart/”, caranya:
$mv klienbilling ~/.kde/Autostart/
> Dengan cara diatas Klien Billing CCL akan dijalankan secara otomatis saat kde di jalankan.
> Sebaiknya kamu aktifkan pula fasilitas “Auto login”, agar jika di booting bisa langsung masuk kde dan
billing akan dijalankan.
> Jika kamu belum tahu cara mengeset “Auto login”, cukup dengan menjalankan program “drakboot” sebagai root,
lalu pilih user dan desktop manager-nya.untuk desktop manager pilih KDE.
> Dengan cara tersebut saat booting Mandriva akan di logi otomatis ke KDE.
> Sampai disini selesai setting Klien Billing CCL-nya.

Lain-lain:
==========
1)Untuk melihat siapa saja yang menggunakan internet dan pemasukan total, bisa dilihat dengan mengklik “log”
lalu klik “Muat Ulang log”.
2)Biaya keseluruhan bisa dilihat pada kolom “Biaya Keseluruhan”, ada yang aneh dari program ini yaitu pada
kolom Total,Biaya dan Produk yang isinya membingungkan.
3)Pada toolbar “Produk”, JANGAN MENGKLIK “Edit”,JIKA TIDAK ADA YANG DIEDIT, AKAN MENYEBABKAN SERVER BILLING CCL,
MATI/KELUAR. DAN JIKA SUDAH KELUAR/MATI TIDAK BISA DIJALANKAN KECUALI DENGAN MEMATIKAN SELURUH KLIEN BILLING CCL.
DAN UNTUK MEMATIKAN SELURUH KLIEN BILLING CCL HARUS MEMBOOTING SEMUA KOMPUTER KLIEN/USER.
4)Jika user yang main internet selesai atau kamu stop dengan menekan tombol stop di Server Billing CCL, akan keluar
tulisan di kolom bawah toolbar “Klien”. Kamu harus mengkliknya sampai tersorot/highlighted sehingga toolbar
“Uang Tunai” akan terbuka, setelah user selesai membayar, kamu klik Uang Tunai agar masuk ke database.
Atau Jika Kamu yang memakai untuk mengetes atau memperbaiki komputer klien, kamu bisa mengklik “log as canceled”,
agar tidak masuk Database.
5)Dan untuk melihat log dari “log as canceled”, kamu klik toolbar “Log” lalu beri tanda centang pada “Dibatalkan”,
lalu mengklik “Muat Ulang log”, maka klien yang dibatalkan dengan cara mengkli tombol “Klik as canceled” bisa
dilihat.
6)Billing CCl ini bisa dipakai di LTSP.


Tambahan lagi, kalau ingin memakai Billing CCL berbahasa Indonesia tapi tetap ingin pakai KDE berbahasa Ingris, kamu bisa melakukan trik ini:
1.buka [b]konsole[/b]
2.login sebagai “super user”, dengan perintah [b]”su”[/b]
3.kamu link file [b]”cclfox.mo”[/b](Server) dan [b]”cclcfox.mo”[/b], caranya:
1.Untuk komputer Server Billing:
[b]ln -s /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/cclfox.mo /usr/share/locale/en/LC_MESSAGES/[/b]
2.Untuk Komputer Client:
[b]ln -s /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES/cclcfox.mo /usr/share/locale/en/LC_MESSAGES/[/b]


Semoga membantu.

Semoga tulisan ini bermanfaat buat teman-teman :)




Labels:


Read More!


.:06 August 2007:.

Manajemen Bandwidth Di Squid


Komponen manajemen bandwidth di Squid:


  • delay_pools : Opsi ini untuk menspesifikasi berapa jumlah pool yang digunakan untuk membatasi jumlah bandwidth dari ACL. Opsi ini akan dirangkaikan bersama opsi delay_class dan delay_parameters yang akan dibahas di bawah ini.

  • delay_class : Opsi ini menspesifikasikan kelompok dari masing-masing pool yang telah didefinisikan pada opsi delay-pools. Ada tiga class yang didukung Squid, antara lain:
    • class 1: Semua akses dibatasi dengan single bucket, artinya hanya bisa mendefinisikan overall bandwidth untuk suatu ACL saja, tidak bisa mendefinisikan bandwidth dengan lebih mendetail
    • class 2: Semua akses dibatasi dengan single agregate dengan dua parameter bandwidth. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth overall untuk ACL yang spesifik yang ada pada network tersebut.
    • class 3: Kelompok yang definisi bandwidth-nya paling mendetail. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth normal yang didapatkan ACL secara umum, dan parameter yang ketiga adalah mendefinisikan bandwidth yang didapatkan ACL jika mengakses ACL-ACL tertentu yang spesifik, misalnya file mp3.

  • delay_parameters : Opsi ini menspesifikasikan rumus bandwidth yang akan didapatkan oleh ACL yang akan memasuki delay_pool. Misalnya ada entry berikut ini pada delay_parameters:
    delay_parameters 1 -1/-1 2100/4000
    Angka 1 berarti rumus ini berlaku untuk pool 1. Angka -1/-1 berarti bandwidth maksimal yang diberikan Squid adalah tidak terbatas untuk pool ini.

    Angka 2100/4000 berarti bandwidth yang didapatkan oleh ACL setelah masuk ke pool ini. Angka ini berada dalam kelipatan 8 b, sehingga untuk mendapatkan nilai bandwidth yang sebenarnya harus dikalikan delapan. Angka 2100 adalah bandwidth yang didapatkan ACL pada masa-masa normal. Jika dikalikan 8, maka bandwidth normal yang akan didapatkan ACL sekitar 18 Kbps. Angka 4000 adalah bandwidth maksimal yang didapatkan ACL pada masa-masa jalur sedang kosong. Jika dikalikan 8, maka bandwidth yang didapatkan sekitar 32 Kbps.

  • delay_access : Opsi ini mendefinisikan siapa-siapa ACL yang akan dimasukkan ke pool tertentu untuk mendapatkan “perlambatan” bandwidth. Bentuk umumnya adalah seperti ini:
    delay_access 1 allow labprog
    Opsi di atas berarti kita memasukkan ACL labprog ke dalam pool 1.


3. Jika sudah mengerti komponen-komponen delay pool, kita mulai konfigurasi delay pool .
Di umpamakan kita mempunyai bandwidth dari ISP sebesar 512kb, dan kita membuat rule seperti berikut ini:
- Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi, mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.

Penyelesaian:

Edit file /etc/squid/squid.conf
#vi /etc/squid/squid.confLalu tambahkan contoh konfigurasi ini:
# Sebelum kita melakukan pembatasan, kita perlu mendefinisikan ACL network # # yang kita perlukan terlebih dahulu. ACL yang didefinisikan pada host bridge
# seperti di bawah ini:acl lokal src 192.168.1.0/24# Kemudian kita membatasi maksimum download dengan tag di bawah ini:
# Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah
# 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk
# download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi,
# mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka
# koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.

acl filegede url_regex -i \.exe
acl filegede url_regex -i \.mp3
acl filegede url_regex -i \.vqf
acl filegede url_regex -i \.gz
acl filegede url_regex -i \.rpm
acl filegede url_regex -i \.zip
acl filegede url_regex -i \.rar
acl filegede url_regex -i \.avi
acl filegede url_regex -i \.mpeg
acl filegede url_regex -i \.mpe
acl filegede url_regex -i \.mpg
acl filegede url_regex -i \.qt
acl filegede url_regex -i \.ram
acl filegede url_regex -i \.rm
acl filegede url_regex -i \.iso
acl filegede url_regex -i \.raw
acl filegede url_regex -i \.wav

# Kita buat dulu ACL untuk mendefinisikan file-file di atas dengan menggunakan # regularexpression. Kemudian kita mendefinisikan 2 delay pool untuk
# menampung bandwidth.
# Satu pool masuk dalam kategori class 2 untuk mendefinisikan aturan overall
# 256 Kbps dan per-network 64 Kbps. Satu pool lainnya masuk kategori class 3
# untuk mendefinisikan aturan tambahan jika user mendownload file-file yang
#didefinisikan dalam ACL url_regex dengan bandwidth maksimal 2 Kbps.


delay_pools 2
delay_class 1 3
delay_parameters 1 32000/32000 8000/8000 250/250
delay_access 1 allow lokal filegede
delay_access 1 deny all
delay_class 2 2
delay_parameters 2 32000/32000 8000/8000
delay_access 2 allow lokal
delay_access 2 deny all

Jika sudah selesai, simpan hasil konfigurasi dan restart squid


#/etc/init.d/squid restart



Sumber : http://miji.wordpress.com

Labels:


Read More!




About me

  • Nikolas Febrianto
   
    Selengkapnya

Blogroll


Login

    Email:
    Password:

You detected


Shoutbox




HTML hit counter - Quick-counter.net

.: Thank`s to Blogger :.